Selasa, 08 Oktober 2013

TULISAN PSIKOLOGI MANAJEMEN

TULISAN
1.      Dunia berutang besar terhadap tokoh yang satu ini khususnya di bidang ekonomi. Tokoh itu bernama Adam Smith. Pria kelahiran 5 Juni 1723 ini, merupakan penulis buku “The Wealth of Nations” yang mengubah paradigma ekonomi abad 18 sampai sekarang. Sebelum Adam Smith melahirkan pemikirannya lewat buku tersebut, ekonomi masa itu didominasi oleh kelompok kuat tertentu atau pemerintah/negara (intervensi). Ia berpendirian bahwa perekonomian bisa dijalankan oleh siapa pun secara bebas (laisses faire).Sejak buku Kemakmuran Bangsa-bangsa itu diluncurkan, hampir semua kalangan menyambutnya dengan baik dan mengamalkannya. Hanya sebagian kecil saja yang masih kukuh memertahankan paradigma lama tentang perekonomian. Pemikirannya meluas bukan hanya di negara asalnya yaitu Skotlandia dan Inggris Raya, namun juga ke Eropa, Asia dan Amerika. Kini, setiap bangsa di dunia menjadikan pandangan Smith sebagai kitab suci perekonomian lewat apa yang disebut sebagai perdagangan bebas.Adam Smith - Salah Satu Pencetus Wirausaha
Dunia berutang besar terhadap tokoh yang satu ini khususnya di bidang ekonomi.
Menyebut kata perdagangan bebas, sebagian masyarakat kemungkinan besar akan menilai negatif. Sudah bukan rahasia lagi jika dampak perdagangan bebas, terasa tidak nyaman buat sebagian bangsa, terutama negara-negara miskin dan terbelakang.
Mereka kalah bersaing dengan pihak lain. Dalam perdagangan bebas, setiap pihak bisa dengan leluasa bertransaksi tanpa halangan batasan apapun. Siapa yang punya kualitas, unggul dalam banyak hal, maka dialah yang akan memenangkan persaingan. Itulah sebabnya efek perdagangan bebas cenderung negatif buat negara miskin.
Namun tahukah Anda bahwa Adam Smith sebagai pencetus gagasan perdagangan bebas, sama sekali tidak punya tujuan semacam itu. Atau dia pun mungkin tidak pernah berpikir bahwa gagasannya akan berdampak senegatif itu. Ketika ratusan tahun silam, pria yang seumur hidupnya tidak pernah menikah ini, justru mengubah suatu rejim ekonomi menjadi lebih baik. Saat itu, perekonomian hanya dikuasasi segelintir pihak saja. Smith mengubahnya, bahwa setiap orang siapapun dia, bisa menjalankan perekonomian secara bebas. Pemikiran inilah yang menjadikan wirausaha makin berkembang pesat. Pemikiran Brilian Adam Smith Sejumlah pemikiran brilian lain juga lahir dari kepala Smith. Seperti bagaimana sebuah perusahaan harus lebih mengoptimalkan buruh. Bukan sebaliknya. Dialah yang merancang sebuah konsep produksi berantai.  Maksudnya jika sebelumnya setiap buruh mengerjakan sebuah produk dari awal hingga akhir, maka berkat Smith, setiap buruh cukup mengerjakan salah satu bagian dari produk tersebut. Biarlah buruh yang lain yang mengerjakan sisanya. Cara ini ternyata mampu menggenjot produksi sebuah perusahaan berkali-kali lipat.Cara tersebut terdapat dalam buku “The Wealth of Nations” dan digunakan oleh hampir semua pabrik manufaktur di seluruh dunia sampai sekarang. Perusahaan otomitif baik di Jepang maupun di negara lain, menerapkan cara ini. Setiap orang hanya memproduksi beberapa komponen saja, secara terpisah. Begitu juga perusahaan-perusahaan tektil dan produk jadinya, elektronik, perkakas rumah tangga dan lain sebagainya.
Pendidikan Adam Smith
Pada umur 13 tahun, Adam Smith memasuki Universitas Glasgow. Di sana, Adam Smith belajar filosofi moral dari Francis Hutcheson.  Adam Smith sering memanggil gurunya itu dengan sebutan “orang yang tidak boleh dilupakan".  Di Universitas Glasgow, Adam Smith mengembangkan pemikirannya terhadap kebebasan, akal sehat, dan kebebasan berpendapat.
Pada 1740, Adam Smith mendapatkan penghargaan Snell Exhibition dan berkesempatan menuntut ilmu di Universitas Oxford. Namun, Adam Smith meninggalkan Universitas Oxford pada 1746 karena tidak betah.Melihat sepak terjangnya di bidang ekonomi yang begitu hebat, mungkin kita menyangka bahwa Adam Smith adalah seorang bergelar tinggi, bergaya hidup mewah dan glamor.
Ekonomi sangat identik dengan uang dan kemakmuran. Apalagi buku yang ditulisnya pun terkait dengan kemakmuran. Tapi ternyata, kehidupannya jauh dari kesan mewah. Dia bahkan bisa disebut sebagai orang yang sangat sederhana.Di balik pemikiran cemerlangnya di bidang ekonomi, dia justru menyumbangkan hampir semua penghasilannya kepada pihak yang lebih membutuhkan. Semua sumbangannya tersebut dirahasiakannya, sampai baru ketahuan setelah dia mati. Setiap kali bicara tentang ekonomi pun, Smith tidak pernah lepas dari pembahasan tentang moral dan etika.Sepuluh terakhir masa hidupnya, dia habiskan untuk menemani sang ibu di tanah kelahirannya Skotlandia. Padahal dia sudah sukses melanglang buana ke berbagai negara. Diduga karena kecintaan terhadap ibunya tersebut, Smith tidak pernah menikah sampai akhir hayatnya.Fakta itu sangat bertolak belakang dengan perilaku perdagangan bebas dewasa ini. Yang cenderung serakah, tanpa etika dan menghalalkan segala cara. Padahal, penemu konsep perdagangan bebas adalah sosok yang murah hati.Karir Adam Smith di Edinburg dan Glasgow
Pada 1748, Adam Smith mulai menapaki karier sebagai pengajar di Edinburg di bawah bimbungan Lord Kames. Mayoritas dari perkuliahan yang dibawakan Adam Smith menyinggung retrorika dan belles letters. Namun, Adam Smith akan mengambil subyek daari “kemajuan dari kesejahteraan”. Lalu, pada akhir abad 20, Adam Smith untuk pertama kalinya mengungkapkan filosofi ekonomi. Filosofi tersebut tertuang dalam buku karangannya yang fenomenal The Wealth of Nation.
“Orang-orang dari perdagangan yang sama kadang-kadang bertemu bersama, bahkan untuk bersenang-senang dan perpisahan.  Tapi percakapannya akan berakhir dengan konspirasi melawan publik, atau dalam hal tertentu untuk menaikkan harga.
Mustahil sebenarnya untuk mencegah pertemuan seperti ini, dengan hukum manapun yang akan ditimpakan, atau akan konsisten dengan kebebasan dan keadilan.
Tapi, dengan hukum tidak bisa menghindarkan masyarakat dari perdagangan yang sama untuk kadang-kadang bertemu bersama. Itu seharusnya tidak berakibat apapun untuk memfasilitasi pertemuan seperti itu, lebih kurang untung membuat mereka dibutuhkan. “Salah satu kutipan favorit dalam The Wealth of Nations adalah sebagai berikut.“People of the same trade seldom meet together, even for merriment and diversion, but the conversation ends in a conspiracy against the public, or in some contrivance to raise prices. It is impossible indeed to prevent such meetings, by any law which either could be executed, or would be consistent with liberty and justice. But though the law cannot hinder people of the same trade from sometimes assembling together, it ought to do nothing to facilitate such assemblies; much less to render them necessary.” Pada akhir 1750, Adam Smith bertemu dengan filsufDavid Hume. David Hume adalah senior Adam Smith. Keduanya, Adam Smith dan David Hume memiliki hubungan dan kesamaan opini. Bukti kesamaan tersebut dapat dilihat dari tulisan mereka yang mencakup sejarah, politik, filosofi, ekonomi, dan agama. Kedua tokoh ini memainkan peranan penting dalam pencerahan di Skotlandia.
Pada 1751, Adam Smith ditunjuk sebagai ketua dewan logika di Universitas Glasgow. Lalu, dipindahkan ke dewan filosofi moral Glasgow pada 1752. Di Universitas Glasgow, perkuliah Adam Smith meliputi etika, retorika, dan politik keuangan. Adam Smith mulai memberikan perhatian yang lebih pada bidang ekonomi dan sedikit teorinya tentang moral. Dedikasi Adam Smith terhadap bidang ekonomi telah mengubah pola ekonomi dunia ke arah kapitalis.
Pengaruh Adam Smith
Karya Adam Smith yang berjudul The Wealth of Nations ini adalah salah satu usaha awal untuk mempelajari bangkitnya industri dan perkembangan ekonomi Eropa. 
The Wealth of Nations ini merupakan pengawal ke disiplin akademis modern dari ekonomi. The Wealth of Nations memberikan salah satu rasional intelektual paling dikenal untuk perdagangan bebas dan kapitalisme. Karya Adam Smith ini pun memengaruhi secara luas tulisan ekonom selanjutnya.


2.     Sejarah Organisasi
Beberapa perspektif dan teori mengenai terbentuknya organisasi, ada yang cocok satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah di mana orang-orang terkumpul, bekerja sama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin, dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya, sarana, prasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Para ahli mencoba untuk mengungkapkan apa itu organisasi dan bagaimana suatu organisasi itu terbentuk. Nancy Dixon pada tahun 1994 menyatakan bahwa organisasi merupakan kemampuan untuk memanfaatkan kapasitas mental dari semua anggotanya guna menciptakan sejenis proses yang akan menyempurnakan organisasi. Sedangkan Peter Senge empat tahun sebelumnya menyatakan dalam organisasi, para anggotanya secara terus menerus mengembangkan kapasitasnya guna menciptakan hasil yang benar-benar mereka inginkan, di mana pola-pola berpikir baru dan berkembang dipupuk, di mana aspirasi kelompok diberi kebebasan, dan di mana orang-orang secara terus menerus belajar mempelajari sesuatu secara bersama-sama.

Organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama denga perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat di sekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti pengambilan sumber daya manusiadalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran. Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi memunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi mengalami perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

Sehubungan dengan maraknya masalah pelanggaran Hak Asasi Manusia, maka Pemerintah telah mengambil keputusan untuk membentuk Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNAS-HAM) melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 1993. Keputusan tersebut menyatakan bahwa Pemerintah mulai memberikan perhatian yang lebih serius pada persoalan Hak Asasi Manusia. Komitmen ini lebih lanjut diwujudkan dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang menjadi acuan utama pemajuan dan perlindungan Hak Asasi Manusia di Indonesia serta dibentuknya Kantor Menteri Negara Urusan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Persatuan Nasional sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 355/M Tahun 1999.

Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 134 Tahun 1999, Kantor Menteri Negara Urusan Hak Asasi Manusia mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagai berikut : perumusan kebijakan, koordinasi, peningkatan peran serta masyarakat dan pelaporan dan evaluasi. Keputusan Presiden tersebut merupakan dasar arahan dalam upaya terhadap peningkatan Hak Asasi Manusia dan kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Menteri Negara Urusan Hak Asasi Manusia Nomor : KEP. 08/Meneg-HAM/I/2000 tentang Organisasi dan Tata Kerja Staf Menteri Negara Urusan Hak Asasi Manusia.


3. Hubungan Timbal Balik Antara Manajemen, Organisasi Dan Tata Kerja
1. Pengenalan Terhadap Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja

Pengertian manajemen adalah proses kegiatan dan pendayagunaan sumbersumberserta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Istilah organisasi dapat diartikan sebagai : Wadah sekelompok manusia untuk saling bekerja sama

Proses : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.

Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

Sedangkan, tata kerja merupakan cara untuk melaksanakan kegiatan itu dengan benar dan berhasil sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia guna mencapai tingkat efisiensi yang maksimal.


2. Fungsi Manajemen Organisasi
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan
(manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.

Kegiatan manajemen dan aplikasinya dalam organisasi dan metode:
a. Planning (perencanaan)
Merupakan proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya. Planning merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan kegiatan fisik dan sangat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan sasaran organisasi serta tujuan suatu program pembangunan. Hal yang berkaitan dengan perencanaan dalam organisasi diantaranya dalah
rencana-rencana yang coba disusun oleh pengelola organisasi, seperti rencana kerja atau kegiatan serta anggaran yang diperlukan, teknis pelaksanaannya bisa melalui rapat-rapat, seperti:
• Rapat Kerja (pengurus organisasi) yang membicarakan rencana-rencana kerja pengurus serta kegiatan anggota yang akan dilakukan dengan satu atau lebih target yang akan dicapai.
• Rapat Anggaran, untuk menentukan berapa jumlah anggaran yang diperlukan untuk mendukung kerja organisasi atau untuk suatu event / kegiatan (wujudnya daftar RKA) atau proposal kegiatan.

b. Organizing (pengorganisasian)
Merupakan proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi -fungsi tersebut secara tepat. Organizing dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat. Yang harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara obyektif.
Dalam hal pengaturan, unsur yang perlu diperhatikan & diwujudkan adalah :
• Struktur Organisasi yang mampu menunjukkan bagaimana hubungan (relationship) antara organisasi/bagian/seksi yang satu dengan yang lain.
• Job Description yang jelas yang mampu menjelaskan tugas masing-masing bagian.
• Bentuk Koordinasi antar bagian dalam organisasi (misal. Rapat Koordinasi antar bagian, Rapat Pimpinan antar Organisasi, dll)
• Penataan dan Pendataan Arsip & Inventaris Organisasi harus diatur dan ditata dengan baik administrasi organisasi, seperti surat masuk, surat keluar, laporanlaporan, proposal keluar, data anggota, AD/ART, GBHK, presensi, hasil rapat, inventarisasi yang dimiliki, perangkat yang dipinjam dll.

c. Motivating (pendorongan)
Merupakan proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan
mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai. Motivating mencakup segi-segi perangsang baik yang bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karier, pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem upah yang menggairahkan pemberian tunjangan, penyediaan fasiliatas yang lengkap dan sebagainya.

d. Accounting (pelaporan)
Pelaporan merupakan unsur wajib yang harus dilakukan untuk menunjukkan sikap & rasa tanggung jawab dari pengurus kepada anggotanya ataupun kepada struktur yang berada diatasnya. Wujud kongkritnya adalah :
• Progress Report (Laporan Pengembangan Kegiatan) atau
• Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kegiatan

e. Controlling (pengendalian)
Merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakan
pengawasan, penyempurnaan dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan. Controlling sangat penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah dilaksanakan sehingga dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tindak lanjut, sehingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya.

3. Hubungan Timbal Balik Antara Manajemen, Organisasi dan
Tata Kerja
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula. Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, di samping itu
pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber daya dan waktu yang tersedia
Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam prose pencapaian tujuan
Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja dapat dilukiskanseperti di bawah ini.
Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antarmanusia;
Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut
harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Manajemen, organisasi dan tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien.



3.      Perilaku produsen
Definisi
Sebelum kita tahu apa itu produsen kita harus tahu dulu apa sih itu produksi. Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang. Orang atau perusahaan yang menjalankan suatu proses produksi disebut Produsen.

Hak dan Kewajiban
sebelum kta mengetahui prilaku Prosuden ada baiknya kita mengetahui dulu apa sih hak dan kewajiban Produsen. Hak produsen antara lain :
  • Hak untuk menerima uang pembayaran sesuai dengan kesepakatan
  • Hak untuk menuntut konsumen apabila terjadi penipuan alat pembayaran
  • Hak untuk mendapatkan perlindungan hukum dan pembelaan apabila produk yang dijuak tidak terbukti berdampak negatif

Sedangkan kewajiban produsen antara lain :
  • Memberikann informasi yang benar dan sesuai dengan keadaan produk
  • Melayani konsumen dengan baik karena " Pembeli adalah Raja "
  • Memberikan jaminan kepada konsumen bahwa produk yang ditawarkan merupakan produk yang aman dan layak untuk dikonsumsi
  • Memberikan ganti rugi apabila produk yang dijual berdampak negatif bagi konsumen

PrilakuProdusen
Perilaku produsen adalah kegiatan pengaturan produksi sehingga produk yang dihasilkan bermutu tinggi sehingga bisa di terima di masyarakat dan menghasilkan laba.
Seorang produsen mempunyai satu masalah pokok, yaitu bagaimana dengan sumber daya yang terbatas mereka mereka dapat mencapai hasil yang optimal atau keuntungan yang besar. Oleh karena itu laba adalah suatu ukuran keberhasilan bagi produsen. Seorang produsen dituntut untuk bisa membandingkan antara pengorbanan yang dilakukandengan hasil yang didapat. Berikut ini adalah beberapa contoh perilaku produsen:
  • Mencari keuntungan dengan pemakaian modal seminimal mungkin tapi dengan hasil semaksimal mungkin.
  • Mematok biaya produksi berdasarkan tingkat harga barang modal.
  • Member potongan harga kepada konsumen yang membeli produk dalam jumlah banyak.
  • Tidak hanya menghasilkan barang atau jasa yang sesuai kebutuhan, tetapi juga sesuai trend pasar saat ini.
  • Member diskon besar-besaran untuk produksi yang sudah lama mereka produksi.
  • Produsen juga mengadaptasi isu global atau keadaan sosial yang sedang terkenal saat itu untuk memasarkan barang atau jasa yang mereka jual.
Perilaku produsen dilakukan semata-mata agar tidak merugikan produsen namun juga tidak memberatkan konsumen. Dengan demikian daya konsumsi akan stabil karena antara konsumen maupun produsen sama-samasalingmembutuhkan.

Perilaku produsen dalam kegiatan perekonomian :
  • Bagi Masyarakat : Tanggung jawab sosial produsen kepada masyarakat.
  • Bagi Pemerintah : Produsen merupakan partner untuk menjalankan tugas pemerintah dalam mewujudkan tatanan masyarakat.
 Perilaku produsen dalam kegiatan produksi :
  • Perencanaan : Faktual dan realistis, logis dan rasional, fleksibel, komitmen,komprehensi.
  • Pengorganisasian : Dalam pengorganisasian ini rencana dilakukan dalam sebuah dengan cara mengkoordinasi.
  • Pengarahan : Suatu cara agar produsen bisa melakukan rencana dengan baik atau rencana bsa terwujud.
  • Pengendalian : Proses pengontrolan yang dilakukan oleh produsen.  


tugas psikologi manajemen

 
TUGAS PSIKOLOGI MANAJEMEN
I
1.       Apa itu manajement?
Dalam setiap jabatan manajer selalu melekat satu tanggung jawab utama: membantu organisasi untuk mencapai kinerja yang tinggi melalui memanfaatan semua sumber daya yang dimiliki, baik manusia dan material. Ini semua akan tercapai melalui proses manajemen, yang secara formal diartikan sebagai perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian terhadap penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan.

2.       Sebutkan jenis manajemen?
a.       Manajemen Sumber Daya Manusia adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa konstan ataupun bertambah.
b.      Manajemen Pemasaran adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada    intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen, dana bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan.
c.       Manajemen Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi.
d.      Manajemen Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit.
e.      Manajemen Informasi adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus bertahan dalam jangka panjang.
f.        Manajemen Strategi, Secara sederhana manajemen dapat di artikan sebagai Perencanaan, Pengorganisasian, Pergerakan, Pengawasan dalam rangka pengambilan keputusan.
g.       Manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi barang dan jasa, serta memastikan operasi bisnis berlangsung secara efektif dan efesien.


3.       Apa itu kepemimpinan?
Kepemimpinan adalah sebagian dari manajemen, tetapi tidak seluruhnya. Kepemimpinan adalah kemampuan mempengaruhi orang lain, sehingga orang tersebut dengan penuh semangat berusaha mencapai tujuan. Faktor manusianyalah yang menggabungkan kelompok menjadi satu dan memberi motivasi kelompok itu menuju sasaran.



II
1.       Apa itu perencanaan?
Perencanaan adalah penentuan sasaran yang ingin dicapai, tindakan yang seharusnya dilaksanakan, bentuk organisasi yang tepat untuk mencapainya dan orang-orang yang bertanggung jawab terhadap kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan. Jadi perencanaan menyangkut pembuatan keputusan tentang apa yang akan dilakukan, bagaimana melakukannya, kapan melakukannya, dan siapa yang akan melakukan.

2.       Manfaat perencanaan?
Manfaat perencanaan :
a.       Mendorong pimpinan mulai dari eselon atas seperti top manajemen sampai pada eselon bawah untuk berfikir secara sistematis
b.      Membantu pemimpin dalam melaksanakan koordinasi
c.       Mendorong pemimpin eselon atas untuk menampilkan garis-garis besar haluan organisasi demi tercapainya tujuan
d.      Membantu pelaksanaan pengawasan terhadap perkembangan dari apa yang direncanakan
e.      Membantu pemimpin dalam menghadapi perkembangan di masa yang akan datang
f.        Membantu terciptanya gambaran dan hubungan pertanggungjawaban dari masing-masing bagian organisasi

3.       Jenis perencanaan dalam organisasi
a.       Misi atau Maksud (Mission atau Purpose)
            menggambarkan peranan atau maksud keberadaan suatu organisasi
       pada masyarakat tertentu.
b.      Tujuan
            merupakan titik akhir dimana aktivitas organisasi diarahkan. Strategi 
            merupakan rencana umum/pokok untuk mencapai tujuan organisasi.
c.       Kebijakan
            merupakan pernyataan atau pemahaman umum yang membantu
            mengarahkan pengambilan keputusan (khususnya cara berpikirnya).
d.      Prosedur
merupakan serangkaian aktivitas atau tindakan, yang lebih mengarahkan tindakan (bukan cara berpikir).
e.      Aturan
  merupakan rencana yang dipilih dari beberapa alternatif, untuk
       dilakukan atau tidak dilakukan.
f.     Program
merupakan jaringan kompleks yang terdiri dari tujuan, kebijakan, prosedur, aturan, penugasan, langkah yang harus dilakukan, alokasi sumber daya, dan elemen lainnya, berdasarkan alternatif tindakan yang dipilih.
g.    Anggaran
merupakan rencana yang dinyatakan dalam angka.


Sumber :
1.       Pengantar Ilmu Manajemen
Prof. Dr. A.M. Kadarman. SJ
Drs. Yusuf Udaya





Senin, 10 Juni 2013

tugas 3 kesehatan mental

STRESS
Stress adalah suatu kondisi anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting. Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat. Tetapi, stress dapat mempunyai dua efek yang berbeda, bisa negatif ataupun positit, tergantung bagaimana kuatnya individu tersebut menghadapi stress atau bagaimana individu tersebut mempersepsikan stress yang sedang dihadapinya. Meskipun riset mengenai stres tantangan dan stres hambatan baru tahap permulaan, bukti awal menunjukan bahwa stres tantangan memiliki banyak implikasi yang lebih sedikit negatifnya dibanding stres yang menjadi hambatan.

Eustress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat sehat, positif, dan konstruktif (bersifat membangun). Hal tersebut termasuk kesejahteraan individu dan juga organisasi yang diasosiasikan dengan pertumbuhan, fleksibilitas, kemampuan adaptasi, dan tingkat performance yang tinggi.

Distress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat tidak sehat, negatif, dan destruktif (bersifat merusak). Hal tersebut termasuk konsekuensi individu dan juga organisasi seperti penyakit kardiovaskular dan tingkat ketidakhadiran (absenteeism) yang tinggi, yang diasosiasikan dengan keadaan sakit, penurunan, dan kematian.

                                    Faktor-Faktor yang Menyebabkan Stress
        Faktor Interpersonal
  • Konflik dengan rakan, pekerjaan dan lain-lain
  • Hubungan tidak baik, tidak dapat sokongan, kepercayaan dan kerjasama.
  • Konflik dengan pihak atasan
        Faktor Diri
  • Hubungan suami/isteri (dalam keluarga)
  • Sakit/penyakit
  • Keinginan tidak tercapai
  • Dendam dan iri hati
  • Takut kebebasan
  • Rasa bersalah
  • Perpindahan/perubahan mengejut
        Faktor Organisasi
  • Semua kerja perlu segera -kesuntukan masa
  • Beban kerja berterusan (kronik)
  • Perbezaan persediaan tugas dengan ketetapan tugas
  • Bebanan kerja kerana kuantitatif dan kualitatif
  • Mengalami kebosanan di tempat kerja
  • Merasakan idea sendiri yang betul
  • Selalu salahkan orang lain
  • Rasa tidak sabar dan mudah meradang terhadap rakan kerja
      Tipe Kepribadian yang Berhubungan dengan Stress
Tipe kepribadian seseorang juga dapat mempengaruhi respons terhadap stresor. Apabila seseorang yang memiliki tipe kepribadian A, maka lebih rentan terkena stress dibandingkan dengan tipe kepribadian B. tipe kepribadian A memiliki ciri ambisius, agresif, kompetitif, kurang sabar, mudah tegang, mudah tersinggung, mudah marah, memiliki kewaspadaan yang berlebihan, berbicara cepat, bekerja tidak kenal waktu, pandai berorganisasi dan memimpin atau memerintah, lebih suka bekerja sendirian bila ada tantangan, kaku terhadap waktu, ramah, tidak mudah dipengaruhi, bila berlibur fikirannya ke pekerjaan dan lain-lain. Sedangkan tipe kepribadian B memiliki sikap tidak agresif ambisinya wajar-wajar, penyabar, senang, tidak mudah tersinggung, tidak mudah marah, cara berbicara tidak tergesa-gesa, perilaku tidak interaktif, lebih suka kerjasama, mudah bergaul, dan lain-lain atau merupakan kebalikan dari tipe kepribadian A.

Cara Mencegah Stress
Perasaan stress sering kali menjadi musuh dalam selimut. Perasaan ini datang tiba-tiba dan sering sulit dikendalikan. Tapi bila tidak, stress dapat memicu timbulnya berbagai penyakit di kemudian hari. Salah satunya yang banyak diidap orang adalah penyakit jantung, darah tinggi dan stroke. Ibarat sedia payung sebelum hujan, ada baiknya kita menghindari srtess dengan cara berikut.
v Energi positif
Keluarkan energi positif dalam diri Anda dengan selalu berpikir positif dan optimis dalam menghadapi setiap permasalahan. Sadarlah bahwa di setiap permasalahan pasti ada jalan keluar.
Selain itu jangan bersikap terlau keras pada diri sendiri. Ketahuilah bahwa setiap rencana yang telah dibuat belum tentu pasti dapat tercapai karena adanya halangan.
Bersikaplah lebih fleksibel sehingga Anda pun dapat lebih menikmati hidup.
v Menjaga kesehatan
Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Maka, jagalah kesehatan tubuh Anda dengan berolah raga teratur, tidur yang cukup dan makan makanan bergizi seimbang. Olah tubuh dapat merangsang keluarnya endorphine yaitu zat yang membuat tubuh merasa nyaman, sehingga orang yang berolah raga teratur biasanya tampak sehat dan bahagia. Olah raga teratur ni pun harus didukung dengan pola makan dan istirahat yang baik.
v Kendalikan emosi
Cara termudah untuk mengendalikan emosi adalah dengan minum air putih yang banyak saat di ambang kemarahan. Air putih ini dapat menenangkan emosi Anda dan membantu untuk berpikir lebih jernih. Emosi yang berlebihan yang tidak perlu justru dapat menjadi pemicu stress. Bersikaplah lebih sabar dan berpikir lebih luas agar dapat memahami setiap masalah dengan jernih.
v Rehat sejenak
Luangkan waktu Anda sedikit untuk beristiharat. Gunakan akhir pekan dengan baik dan maksimal untuk memanjakan diri sendiri dan keluar dari rutinitas sehari-hari. Kumpul bersama keluarga atau teman-teman dapat menjadi cara terbaik untuk memumbuhkan energi positif dan semangat baru.
v Terbuka
Jangan pendam masalah Anda sendirian. Seperti ada pepatah yang mengatakan, that’s what friends are for. Dengan berbagi cerita setidaknya beban terasa lebih ringan dan tidak mengendap terus di dalam pikiran.
v Tingkatkan rasa humor
Secara klinis, humor dapat digunakan untuk mengatasi rasa stress. Sekarang ini di Indonesaia sudah muncul kelompok-kelompok terapi yang melakukan terapi tertawa. Biasanya dilakukan oleh sekelompok orang minimal 5 orang selama 5 sampai 10 menit. Humor perlu dilakukan agar syaraf tidak terlalu tegang dan tubuh mendapat relaksasi walau sejenak.

Stress yang pernah saya alami adalah ketika saya menghadapi ulangan atau ujian karena menurut saya itu sangat sulit sekali, dan kalau saya memikirkannnya bisa membuat kepala saya pusing dan badan rasanya sakit semua. Tapi saya yakin akan bisa mengerjakannya walau itu sangat berat sekali.